Sunday, February 25, 2007

Wothed!

"Aku beli dari bulan Januari, nomor urut tiketku 11. Kalau soal mahal sih, mahal banget, tapi...worthed!!!" kata Fajar yang nonton konser dengan kaus buat sendiri bergambar kubah putih bertuliskan MUSE (Kompas Minggu, 25 Februari 2007).
Kutipan di atas diambil dari satu tulisan di halaman "Kehidupan", halaman 17, Harian Kompas Edisi Minggu, 25 Februari 2007. Di sini saya tidak akan mempertanyakan seberapa "relevan dan signifikan" kedatangan Muse ini ke Indonesia. Saya juga tidak akan mengkritik gaya penulisan dangkal deskriptif tanpa isi dan interpretasi artikel ini. Saya juga tak akan mengatakan bahwa dengan menuliskan fakta bahwa banyak orang yang bersedia membeli harga tiket yang tinggi tanpa merasa mereka telah melakukan hal yang rasional, reporter Kompas ini telah menjadi satu agen sekaligus selebrator late capitalism.
Tidak, bukan hal-hal itu yang akan saya soroti. Cuma ada satu kata pendek yang membetot rasa geli plus prihatin: worthed! Di semua kamus, termasuk WordWeb yang terinstal di komputer saya dan selama ini jadi andalan, tidak ada kata worthed. Yang ada hanya worth (n/v), worthy (n/ adj.), worthless (adj.), dan worthwhile (adj.). Lalu dari mana munculnya virus "worthed" ini. Mmmm, saya menduga si reporter tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris yang bagus. Saat narasumber mengatakan "It's worth it...", hasil transkripsinya adalah makhluk "worthed" ini. Dugaan lain, si narasumber, sama seperti si reporter, berkemampuan bahasa Inggris menyedihkan, tapi sangat suka menggunakan bahasa Inggris. Fenomena ini kan sering kita temui: "di-booking", "gue boring", "gue exciting banget", dan tuturan-tuturan ngawur sejenis. Nah, karena bunyi "it's worth it" sangat dekat dengan "worhted", muncullah kesalahan konyol transkripsi ini di Kompas, sebuah media nasional.
Menyedihkan.
.........................................................
.........................................................
.........................................................
Palmerah
00.13 tengah malam
Minggu, 26 Feb. 2007

No comments: